Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2019

puisi

air mata kehidupan  dikala selembar daur terbang melambai taktala hujan menerpa angan kehidupanku air mata tak henti berhenti sejenak menginggat masa lalu rasa pilu yang menerpa bagaikan api dalam rimbunan selembar kertas mungkin sedih ini hanya berberapa saat tetapi rasa sedih yang besar kini kurasa tetapi keyakinan seseorang tidak mudah untuk dipulihkan  rasa yang terselipkan oleh semua rasa kegundahan hati kini telah meracuni pikiran         ugkapan kata menyejukan hati mungkin bisa membawa kesunyian         jika semua lantunan angin dapat merubah suasana          keheningan kehidupan membawa makna          tak satupun air mata jatuh lagi          ku yakin ini semua sudah takdir ilahi